Home

UJIAN AKHIR SEMESTER

PRODUKSI ANEKA TERNAK UNGGAS

Blog ini disusun guna memenuhi tugas Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Produksi Aneka Ternak Unggas

Dosen Pengampu:

Ratih Dewanti S.Pt., M.Sc

Disusun oleh:

Anindhyta Febri Prasasti        H0518010

PROGRAM STUDI PETERNAKAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2020







Entok (Cairina moschata)








Asal usul entok (Cairina moschata)

Entok, atau itik manila, atau mentok (Cairina moschata) termasuk unggas air, yang termasuk keluarga itik. Umumnya entok dipelihara untuk menghasilkan daging dan telur. Entok mempunyai beberapa nama yaitu menthok, entok, itik manila atau bebek manila, Muzcovy, itik guinea, Barbari, Cairon, atau Pato. Dalam bahasa Inggris entok disebut Muscovy Duck atau Barbary Duck. Di Indonesia entok sudah didomestikasi sejak lama, sehingga penyebarannya sangat luas hampir di seluruh kawasan Indonesia.

Klasifikasi

Kingdom      : Animalia Subkingdom : Metazoa Phylum         : Chordata Subphylum : Vertebrata Class             : Aves Ordo             : Anseriformes Family           : Anatinae Genus           : Cairina Species         : Cairina moschata


Pakan

Pakan merupakan faktor penting dalam proses pertumbuhan, kinerja produksi, tingkat konsumsi serta kualitas daging yang dihasilkan, sehingga perlu dipertimbangkan kandungan dan kesimbangan nutrient didalamnya. Kebutuhan protein dan energi metabolisme pakan untuk entok masih mengacu kepada kebutuhan itik pedaging.

Perkandangan

Di Indonesia, entok berkembang pada peternak kecil dengan pola pemeliharaan ekstensif dan semi intensif (Tamzil 2008). Pemeliharaan secara ekstensif adalah pola pemeliharaan dengan cara entok dibiarkan berkeliaran pada siang dan malam hari tanpa dikandangkan, hanya diberi pakan tambahan berupa sisa-sisa dapur dan dedak. Pemeliharaan secara semi intensif adalah pemeliharaan yang dilakukan dengan cara ternak dibiarkan berkeliaran pada siang hari di sekitar pekarangan rumah, sedangkan pada malam hari dimasukkan ke dalam kandang dengan pemberian pakan dari sisa dapur dan limbah pertanian, seperti dedak padi.


 

Perkawinan


Proses perkawinan pada entok dapat dilakukan melalui perkawinan alami atau bisa juga menggunakan teknologi Inseminasi Buatan (IB) (Tamzil, 2018). Perkawian secara alami dilakukan dengan cara setiap kandang ditempatkan 4 buah sarang dengan 4 ekor entok betina dewasa dan 1 ekor pejantan yang dijadikan satu agar terjadi perkawinan (Yana et al., 2016). Pada kondisi liar, entok biasanya kawin diatas air, namun pada kondisi intensif, entok dapat kawin dengan hasil fertilitas yang baik tanpa ada fasilitas kolam untuk kawin.

Produk

Entok (Cairina moschata) merupakan salah satu jenis ternak unggas domestik yang mempunyai peranan cukup besar sebagai unggas penghasil daging. Entok dapat memproduksi telur yang berkisar 12-20 butir per masa produksi serta bulu yang dapat dimanfaatkan menjadi produk.


Jenis entok

Pied Muscovy Duck


Alain-Fournier

Beternak adalah belajar tentang kesabaran; kau tidak bisa meminta untuk bergegas atau menciptakan seekor anak sapi dalam dua hari.


Peternak

“Kehidupan tidak akan lengkap dengan peternak yang menghasilkan telur, daging dan lain sebaginya dalam hidup ini”


Peternak

“Dunia ternak itu penuh tantangan dalam hal mengembangkan ternak sampai maksimal”


Subscribe to
Our Newsletter

Get our latest news and content delivered directly to your inbox.


UAS PATU, Create a free website or blog at WordPress.com.

Create your website with WordPress.com
Get started